Samarinda (Humas)- Mushabaqah
Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur ke 44 resmi dibuka
pada hari Selasa (16/05/2023) malam, di arena utama halaman Gedung BSCC DOM Jl.
Ruhui Rahayu No.1 Sepinggan, Balikpapan Selatan. Acara berlangsung meriah
dengan dihadiri oleh beberapa Qori-Qori'ah Internasional diantaranya Prof Dr.
KH. Said Aqil Husen Al Munawar. Selain itu panitia juga menampilkan musik
gambul El Qorona yang fenomenal saat ini.
Wakil Wali Kota Samarinda, Dr.
H. Rusmadi Wongso didampingi Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda DR. H.
Baequni, M.Pd beserta Ketua DWP Kemenag Samarinda Ibu Tuty Alawiyah, S.Pd., tampak
hadir di panggung utama bersama para Kepala daerah (Kabupaten/Kota) se
Kalimantan Timur atau yang mewakili. Mereka bersama-sama menabuh beduk dan
rebana menandai pembukaan kegiatan MTQ yang dibuka oleh Gubernur Kalimantan
Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rayat Sekretaris
Dearah Provinsi Kalimantan Timur H. Muhammad Sirajuddin.
Acara dimulai dengan devile para
kafilah dari Kabupaten/kota yang mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan
Timur tahun 2023 ini. Kabupaten Kutai Kartanegara dengan jumlah kafilah 144
orang, Kota Samarinda 92 orang, Bontang 92 orang, Kabupaten Kutai Timur 55
orang, Kabupaten Berau 65 orang, Kabupaten Paser 53 orang, Kabupaten Penajam
Paser Utara 88 orang, Kabupaten Kutai Barat 42 orang, Kabupaten Mahakam Ulu 18
orang, dan tuan rumah Kota Balikpapan dengan anggota kafilah sebanyak 97 orang.
Kemudian diadakan pembacaan do'a
yang dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan
Timur KH. Muhammad Rasyid, dan dilanjutkan dengan laporan Panitia Penyelenggara
yang juga Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Masud, SE.ME.
Dalam laporannya Wali Kota
Balikpapan mengatakan bahwa arena lomba MTQ terdiri dari 10 tempat yakni
Halaman gedung BSCC DOM, aula rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, aula
Universitas Mulia kota Balikpapan, aula KODIM kota Balikpapan, aula Universitas
Balikpapan, gedung kesenian kota Balikpapan, aula kecamatan Balikpapan Selatan,
aula gedung BSCC DOM Balikpapan, serta rumah jabatan Wakil Wali Kota
Balikpapan, dan aula kelurahan Sepinggan raya.
Dia juga mengungkapkan tentang
adanya beberapa kegaitan lain disamping kegiatan utama yang diselenggarakan
dalam MTQ ke 44 ini, yakni karnaval atau pawai ta'arut, serta malam ta'aruf dan
pameran ekspo yang berada di sebelah kiri arena utama MTQ.
Kepala Kanwil Kementerian Agama
Provinsi Kalimantan Timur H. Abdul Khalik M.Pd dalam Sambutannya menyampaikan
penghargaan yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah dan seluruh
masyarakat kota Balikpapan yang telah mensukseskan MTQ tingkat Provinsi
Kalimantan Timur tahun 2023 ini.
"Peran MTQ yang merupakan
salah satu sarana yang dapat menyatukan umat Islam perlu ditingkatkan di
masa-masa mendatang," ujar AbdulKhalik. Menurut dia dalam kaitan ini, gema
MTQ juga diharapkan mampu memberi pengaruh dan sentuhan syiar dakwah yang
berkesan kepada seluruh lapisan masyarakat.
"Mushabaqah Tilawatil
QUr'an yang ke 4 tingkat Provinsi Kalimantan Timur dirasakan. Setiap even
relijius ini semakin tahun akan ada peningkatan yang berarti. Baik peningkatan
kualitas penyelenggaraan, dan lebih kita harapkan adalah nuansa Qur'ani pada
masyarakat di Bumi Etam Kalimantan Timur," jelas Abdul Khalik.
Dia menjelaskan bahwa
penyelenggaraan MTQ dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat desa,
kelurahan, kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional. MTQ
juga merupakan salah satu media untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama
dan penguatan persatuan umat Islam. Bahwa ukhuwah bashariah maupun ukhuwah
wathaniyah.
"MTQ yang sukses adalah
yang memberi dampak terhadap proses penyadaran kolektif dari segala lapisan
masyarakat," tegas Abdul Khalik.
Kepala Kanwil Kemenag ini juga
menginformasikan bahwa berdasarkan Surat Keputusan nomor 321 tahun 2023 pada 27
maret 2023, Kalimantan Timur ditetapkan sebagai tempat penyelenggaraan MTQ
tingkat Nasional tahun 2024, karena Kalimantan Timur dianggap memenuhi syarat
dan banyak yang mengusulkan untuk pelaksanaan MTQ Nasional ini.
"Dan Kalimantan Tiimur
terpilih untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional," jelas Abdul Khalik. Dia
berharap dengan washilah MTQ pembangunan IKN akan semakin mendapat keberkahan
dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Harapan kita bersama, semoga
dengan pelaksanaan MTQ hai ini mampu memunculkan qori/qori'ah, hafidz/hafidzah
yang akan membawa nama baik Kalimantan Tmur sebagai tuan rumah MTQ Nasional
yang ke 30 nanti. "Maka pemenang dalam MTQ kali ini semoga bisa membawa
nama harum Kalimantan Timur di kancah nasional dan internasional," pungkas
Abdul Khalik.
Sementara itu Gubernur
Kalimantan Timur yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan
Rayat Sekretaris Dearah Provinsi Kalimantan Timur H. Muhammad Sirajuddin, SH,
MT mengatakan bahwa MTQ adalah ajang lomba keagamaan yang harus kita jaga
kesuciannya, sekaligus sebagai pemicu semangat dan menumbuhkan motivasi untuk
membaca, menghafal, mempelajari dan dan mengamalkannya sebagai pedoman
keselamatan hidup dunia dan akhirat.
"Kita bangga dan bersyukur
karena gairah membaca dan mempelajari Al Qur'an di dalam masyarakat semakin
meningkat. Yang ditandai dengan bertumbuhnya tempat-tempat pengajian Al Qur'an,
TPA yang diikuti oleh anak-anak remaja hingga dewasa," ujar Sirajuddin
membacakan sambutan Gubernur. Hal ini ujar dia perlu terus kita tumbuh
kembangkan agar Al Qur'an tetap terjaga dan generasi umat Islam mendatang
menjadi insan-insan yang shaleh dan shalehah, yang beriman dan bertaqwa kepada
Allah Subhnanahu wa Ta'ala, karena terus senantiasa mencintai Al Qur'an.
"Dengan hikmah Al Qur'an
dan dengan digelarnya MTQ ke 44 di Kota Balikpapan ini kita berharap juga agar
berdampak positif bagi terciptanya daerah kita yang aman dan damai, mendapat
ampunan, di bawah ridha dan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala,"
lanjutnya,
Dalam kesempatan ini dia juga
menyampaikan pesan Gubernur yakni yang pertama kepada seluruh Kafilah MTQ se
Kalimantan Timur selamat datang dan selamat bermusabaqah. "Ikutilah MTQ
ini dengan baik sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang ada. Terkhusus
kepada Pemerintah dan Masyarakat kota Balikpapan saya ucapkan terimakasih yang
sebesar besarnya yang telah menjadi tuan rumah yang baik," tutur
Sirajuddin.
Gubernur berharap MTQ ini
terlaksana dengan sukses. Dia juga berpesan agar semangat bermushabaqah , tetap
menjaga kesehatan, dan menjaga kekompakan dan kebersamaan, persatuan dan
kesatuan, serta ukhuwah Islamiyah.
"Semoga Allah Subhanahu wa
ta'ala memberikan keberkahannya kepada kita semua," pungkas Sirajuddin
mengakhiri sambutan Gubernur yang dibacakannya. (Han)
