Samarinda (Humas) – Dalam rangka memperkuat kapasitas dan profesionalisme tenaga pendidik, Madrasah Darussalam Boarding School menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pembuatan Rencana Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta pada Senin (10/11), bertempat di Aula Madrasah Darussalam Boarding School. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi guru yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.
Sebanyak 40 guru yang merupakan tenaga pendidik dari berbagai bidang studi mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Tujuan utama pelaksanaan IHT adalah untuk memberikan penguatan dan pemahaman mendalam kepada para pendidik mengenai penyusunan rencana pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Melalui pelatihan ini, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter, empati, dan cinta dalam proses belajar mengajar.
Kegiatan ini dihadiri dan
didampingi oleh Pengawas Madrasah, Bapak Imran, M.Pd, yang turut memantau serta
memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran beliau menunjukkan
komitmen Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan mutu tenaga pendidik
melalui pelatihan yang berkelanjutan. Pengawasan yang dilakukan juga memastikan
bahwa setiap kegiatan pengembangan profesional guru benar-benar sejalan dengan
arah kebijakan peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
Selain pendampingan dari pengawas
madrasah, kegiatan ini menghadirkan Ibu Siti Djulaikah S.Pd.,M.Pd sebagai narasumber
utama yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan kurikulum dan inovasi
pembelajaran. Beliau membimbing para guru dalam memahami konsep deep
learning sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan pada keterlibatan
aktif siswa dalam proses berpikir, analisis, dan refleksi mendalam terhadap
materi pelajaran. Pendekatan ini dianggap mampu menciptakan suasana belajar
yang bermakna serta mendorong siswa menjadi pembelajar mandiri yang berpikir
kritis dan kreatif.
Tema “Kurikulum Berbasis Cinta”
yang diangkat dalam kegiatan ini juga menjadi nilai khas yang menginspirasi.
Pendekatan ini menekankan pentingnya membangun hubungan emosional positif
antara guru dan peserta didik, serta menumbuhkan suasana belajar yang penuh
kasih sayang, empati, dan penghargaan. Konsep ini diyakini dapat menciptakan
lingkungan pendidikan yang harmonis, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang
karakter siswa secara utuh.
Selama kegiatan berlangsung, para
peserta diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi penyusunan rencana
pembelajaran berbasis deep learning dan menerapkannya dalam konteks
pembelajaran sehari-hari. Setiap peserta juga diarahkan untuk menyesuaikan
rancangan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik serta
mengintegrasikan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan tanggung jawab sosial di
dalamnya.
Pelaksanaan IHT ini tidak hanya
berfokus pada aspek teknis penyusunan perangkat pembelajaran, tetapi juga
menumbuhkan kesadaran bahwa peran guru sebagai pendidik sangat menentukan arah
perkembangan peserta didik. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bagian
penting dalam upaya menciptakan tenaga pendidik yang profesional,
berintegritas, dan berjiwa pengabdian tinggi terhadap dunia pendidikan.
Kegiatan berlangsung dengan
lancar, penuh antusiasme, dan suasana kolaboratif. Para guru menunjukkan
semangat belajar yang tinggi serta komitmen untuk menerapkan hasil pelatihan
dalam proses pembelajaran di madrasah masing-masing. Melalui kegiatan ini, Madrasah
Darussalam Boarding School berharap dapat terus melahirkan tenaga pendidik yang
unggul, inovatif, dan berkarakter, sesuai dengan visi madrasah sebagai lembaga
pendidikan yang menumbuhkan kecerdasan, akhlak, dan cinta dalam setiap langkah
pembelajaran. (DNA/foto:PP)
