Samarinda (Humas) - Dalam rangka
meningkatkan kompetensi dan komitmen pendidik menuju madrasah yang bermutu dan
berkarakter, MTs DDI Tani Aman Samarinda menyelenggarakan kegiatan In House
Training (IHT) bertajuk “Praktek Penyusunan Modul Ajar Deep Learning dan
Kurikulum Berbasis Cinta dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu, Berkarakter untuk
Kemajuan Madrasah Tsanawiyah DDI Tani Aman Tahun 2025”, pada Kamis (23/10).
Kegiatan yang berlangsung secara offline
mulai pukul 13.30 WITA hingga selesai ini diikuti oleh 17 peserta yang terdiri
atas guru dan tenaga pendidik madrasah. Hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas
Manajerial MTs DDI Tani Aman, Bapak Imran, M.Pd, serta narasumber Siti
Dzulaikah, M.Pd, dan Kepala Madrasah MTs DDI Tani Aman.
Dalam sambutannya, Bapak Imran,
M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah
nyata madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan memperkuat karakter
pendidik. Ia menegaskan bahwa pelatihan seperti ini bukan sekadar menambah
pengetahuan, melainkan juga mengubah cara pandang guru dalam mendidik.
Materi yang dibawakan dalam
kegiatan ini berfokus pada praktek penyusunan modul ajar berbasis Deep Learning
dan pengintegrasian nilai-nilai cinta dalam kurikulum. Narasumber, Ibu Siti
Dzulaikah, M.Pd, menekankan pentingnya inovasi dalam desain pembelajaran agar
siswa dapat belajar lebih bermakna dan aktif, serta tumbuh dalam suasana
belajar yang positif dan penuh kasih.
Kegiatan berlangsung dengan
suasana hangat dan interaktif. Para peserta antusias mengikuti sesi diskusi dan
praktik penyusunan modul ajar, yang diharapkan dapat langsung diterapkan dalam
proses pembelajaran di kelas. Kepala Madrasah MTs DDI Tani Aman juga
menyampaikan terima kasih kepada pengawas dan narasumber atas pendampingan dan
motivasi yang diberikan kepada para guru.
Melalui kegiatan ini, guru
diharapkan semakin siap dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis nilai dan
karakter, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan
bermakna. Bapak Imran, M.Pd berharap, pelatihan seperti ini terus berlanjut
agar madrasah semakin inovatif, adaptif, dan mampu melahirkan generasi yang
cerdas serta berakhlak mulia. (DNA/foto:PP)
