Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Penmad
  • 2025-11-12 11:24:32
  • 106

Samarinda (Humas) – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalitas tenaga pendidik, Madrasah Aliyah (MA) Al Mujahidin Samarinda menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Praktik Penyusunan Modul Ajar Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta” pada Rabu (12/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk memperkuat kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan tuntutan zaman.



Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MA Al Mujahidin Samarinda ini dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kota Samarinda Edy Soltami, S.Ag., M.AP., Pengawas Manajerial Imran, M.Pd., narasumber Siti Djulaikah, M.Pd., Kepala Madrasah Nor Ainun HS, S.Pd., M.Pd., serta diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari guru dan staf MA Al Mujahidin Samarinda. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi antara lembaga, pengawas, dan tenaga pendidik dalam membangun kualitas pendidikan madrasah yang unggul dan berkarakter.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Madrasah Nor Ainun HS, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan seperti IHT menjadi langkah strategis dalam memajukan madrasah menuju arah yang lebih baik dan adaptif terhadap perkembangan kurikulum.

Kasi Penmad memberikan pengarahan mengenai pentingnya pembelajaran yang berlandaskan pada nilai-nilai cinta dan karakter. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, guru diharapkan dapat mengintegrasikan pendekatan kasih sayang dan keteladanan dalam proses pembelajaran. Hal ini diyakini mampu menumbuhkan semangat belajar yang positif serta membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, disiplin, dan berempati terhadap sesama.

Setelah acara dibuka secara resmi oleh Kasi Penmad, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Siti Djulaikah, M.Pd., yang menjelaskan secara rinci konsep deep learning dan implementasinya dalam penyusunan modul ajar. Guru-guru dibimbing untuk menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menekankan hasil, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif peserta didik.

Dalam sesi praktik, peserta IHT berkesempatan untuk menyusun modul ajar berbasis Kurikulum Cinta dengan pendampingan langsung dari narasumber. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, di mana guru dan staf madrasah saling bertukar gagasan serta berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai karakter dalam setiap mata pelajaran.

Menjelang akhir kegiatan, dilakukan refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen agar hasil pelatihan dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta bertekad menjadikan MA Al Mujahidin Samarinda sebagai madrasah yang unggul dalam prestasi, berkarakter islami, dan berlandaskan kasih sayang.

Kegiatan In House Training ini menjadi bukti nyata kesungguhan MA Al Mujahidin Samarinda dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan bermakna. Melalui penerapan deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta, diharapkan madrasah dapat terus mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama dan lingkungannya. (DNA)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30