Samarinda –
Pondok Pesantren Darul Ulum Wadda’wah Al-Hasaniyah Samarinda menggelar Haflah
Akhirussanah dan Wisuda Santri Angkatan ke-5 pada Ahad Pagi (6 Juli 2025) di
halaman pesantren. Pondok Pesantren yang beralamatkan di Jalan Bendungan (Pelita
6) Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda ini merupakan cabang dari Pondok
Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini
dihadiri oleh puluhan wali santri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.
Pimpinan Pondok Pesantren, Al Habib Taufiq Bin Hasan Ba’bud Lc., M.Pd.,
menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para wali santri atas
kepercayaan dan dukungannya, serta kepada para guru dan asatidz yang telah
membina dengan penuh keikhlasan. Beliau juga melaporkan sebanyak 13 santri dan
14 santriwati dari jenjang Tsanawiyah secara resmi diwisuda. Selain itu beliau
juga menyampaikan pesan kepada pada wisudawan.
“Kepada para santri yang diwisuda malam ini, kami
ucapkan selamat. Perjalanan kalian belum berakhir, justru baru dimulai. Ilmu
yang kalian peroleh adalah amanah, dan adab yang kalian jaga adalah cahaya.
Mari mengamalkan ilmu dan mengabdi disini.”
Turut hadir dalam acara ini, Kepala Seksi
Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Samarinda,
H. Ridla, S.H.I., M.H., yang memberikan apresiasi atas peran aktif Ponpes Darul
Ulum dalam memperkuat pendidikan keagamaan di daerah.
“Kementerian Agama sangat mendukung peran pesantren
dalam mencetak generasi Qur’ani dan berkarakter. Kehadiran Ponpes Darul Ulum
sebagai cabang Dalwa menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Islam yang
membanggakan di Kota Samarinda,”
ujarnya saat ditemui setelah acara selesai.
Hadir sebagai Tamu Kehormatan, Direktur
Pascasarjana Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII
Dalwa), Dr. Habib Ali Zainal Abidin Bilfaqih, S.Ag., M.Pd., CIQAR., CIRK., yang
menyampaikan mauidzotul hasanah tentang pentingnya menjaga mutu
pendidikan islam dan adab dalam menuntut ilmu hingga perguruan tinggi di era
digital. Beliau juga mengajak para santri untuk senantiasa memegang teguh
nilai-nilai pesantren sebagai bekal menghadapi tantangan global yang marak akan
pergaulan bebas.
Acara ditutup dengan penampilan persembahan seni islami dari para santri dan pembacaan doa bersama, menambah nuansa haru dan khidmat dalam malam perpisahan yang bermakna tersebut. (fhm)
