Samarinda (Humas) – Gubernur Kalimantan Timur, Bapak H. Rudy
Mas’ud beserta Wakil, secara resmi meluncurkan Program GRATISPOL pada Rabu, 25
Juni 2025.
Program Gratispol ini merupakan bagian dari janji kampanye pasangan Rudy–Seno
yang kini diwujudkan sebagai program unggulan di Kalimantan Timur. Acara diselenggarakan
di Plenary Hall, Komplek Gelora Kadrie Oening, Samarinda.
Acara dihadiri langsung oleh Plt. Kantor Kemenag Kota Samarinda, Bapak
H.Mustofa Nuri, Kasi Pendidikan Madrasah Bapak Edy Soeltami, Kasi Pendidikan
Diniyah dan Pondok Pesantren Bapak H.Ridla serta perwakilan staff Bimas Islam
Bapak Abdul Muhid. Kepala Kemenag Kab/Kota se-Kalimantan Timur dan
Kepala Kanwil Kemenag Kaltim turut hadir sekaligus menandatangani Nota
Kesepahaman (MoU) pada peluncuran program serta penyerahan penghargaan
gratispol umroh, perjalanan religi dan Jospol insentif guru. Sebanyak 833
tenaga pendidik madrasah di Samarinda terdaftar sebagai penerima manfaat. Program
Jospol ini dijalankan sebagai bentuk komitmen pemerintah dan apresiasi atas
dedikasi dan keteladanan para pendidik hebat.
Selain itu, Pengurus rumah ibadah dari masing-masing enam
agama di Kota Samarinda menerima Penghargaan Gratispol Paket Umroh dan
Perjalanan Religi ini. Adapun nama-namanya adalah sebagai berikut :
1. Islam: Mulyadi (Masjid Baiturrahman, Sambutan)
2. Kristen: Janty Kumaseh (GKII Gunung Cermin, Samarinda
Utara)
3. Katolik: Matius Sanda (Gereja St. Paulus, Loa Janan Ilir)
4. Hindu: I wayan Dharmawan (Pura Jagat Hita Karana, Sungai
Pinang)
5. Buddha: Liem Joe Ling (Vihara Eka Dharma Manggala, Samarinda
Ilir)
6. Khonghucu: Willy Utomo, (Zong De Mio, Sungai Kunjang).
Program ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kaltim dalam
memperkuat kehidupan beragama yang moderat, terbuka, dan saling menghargai.
Gubernur Kaltim juga menegaskan bahwa perjalanan religi tersebut bukan sekadar
hadiah, tetapi juga sarana pembelajaran spiritual dan pengalaman lintas budaya.
(rey)
