Samarinda (Humas) - Suasana
meriah, penuh warna, dan sarat tawa anak-anak mewarnai GOR Segiri Samarinda
pada Rabu (17/09). Ratusan anak bersama para pendamping, guru, dan orang tua
larut dalam kegembiraan saat Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) 2025 digelar
dengan semangat kebersamaan yang hangat.
Peringatan tahun ini mengusung
tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” -sebuah pesan kuat
bahwa anak-anak bukan sekadar penerus, melainkan aset berharga bangsa yang
harus tumbuh dalam cinta, rasa aman, dan lingkungan yang membahagiakan.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pengawas RA binaan Ibu Hj. Nina, S.Pd., M.Pd.I, Walikota Samarinda Bapak Dr. H. Andi Harun, Isteri Walikota Samarinda selaku Bunda PAUD Ibu Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun, serta Ibu Nova Syaefudin Zuhri. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan dunia yang layak bagi anak-anak.
Di tengah sorak tawa dan tepuk
tangan, terselip pesan mendalam: anak-anak perlu dilindungi haknya, dipenuhi
kebutuhannya, dan diberi ruang untuk tumbuh menjadi pribadi tangguh. Peringatan
HAN kali ini menekankan empat pilar penting kesejahteraan anak: mewujudkan
generasi emas bebas stunting, menghadirkan pendidikan yang inklusif, membentuk
anak-anak yang cerdas digital, serta memastikan pemenuhan gizi sehat dan
perlindungan dari segala bentuk kekerasan.
Mata anak-anak berbinar saat
mereka mengikuti berbagai pertunjukan, permainan, dan sesi edukatif yang
disajikan secara kreatif. Sementara itu, para guru, pendamping, dan orang tua
tampak tersenyum bangga menyaksikan anak-anak tampil penuh percaya diri. Kehangatan
interaksi antara semua yang hadir menjadikan acara ini lebih dari sekadar
perayaan — melainkan ruang harapan bahwa masa depan bangsa ada dalam genggaman
anak-anak yang bahagia.
Gebyar Hari Anak Nasional 2025 di
Samarinda menjadi pengingat manis bahwa membahagiakan anak bukan pilihan,
melainkan tanggung jawab bersama. Anak-anak yang sehat, kuat, dan dicintai hari
ini adalah pondasi kokoh untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang kita
impikan. (DNA/foto:PP)
