Samarinda – (Humas) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan
sosialisasi program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar), di Gedung PKK kota
Samarinda, pada hari Kamis, 17 Juli 2025. Acara ini turut dihadiri oleh Bapak
Plt. Kantor Kemenag Kota Samarinda, Kasi Penmad Kemenag Kota Samarinda, Bagian
Perekonomian Kota Samarinda, serta Dinas Pendidikan.
KEJAR Award merupakan Bentuk Aksi Pelajar Indonesia Menabung
dalam rangka implementasi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 Tahun 2019
tentang Hari lndonesia Menabung. Program KEJAR adalah salah satu strategi OJK
untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan siswa.
Sebagai tindak lanjut dari SE Walikota Samarinda Nomor:
500/0374/012.01 tentang Implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar, program
ini bekerja sama dengan sektor Perbankan yang menyediakan produk Simpanan Pelajar dengan fitur bebas dari biaya administrasi pada rekening yang digunakan dalam program
KEJAR, juga nominal setoran yang terjangkau. Hal ini menegaskan bahwa program
ini tidak ditujukan untuk keuntungan pihak bank, melainkan semata-mata untuk
membangun budaya menabung yang inklusif dan edukatif bagi pelajar Sebagai
bagian dari rangkaian kegiatan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan sosialisasi
lanjutan yang melibatkan kepala sekolah dan madrasah terpilih. Kegiatan ini
akan digelar bersama Pemkot Samarinda, Kemenag, Dinas Pendidikan, OJK, serta
perbankan yang menjadi mitra program.
Adapun kategori dan Indikator KEJAR AWARD 2025, adalah satuan
Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik; Satuan Pendidikan Umum, Satuan
Pendidikan Agama, Satuan Pendidikan Luar Biasa (SLB) Indikator KEJAR AWARD 2025
di antaranya keaktifan sekolah dalam mendorong program KEJAR yang terdiri dari frekuensi
atau jumlah kegiatan publikasi yang dilakukan pihak sekolah.
Dengan diadakannya Program KEJAR ini, diharapkan dapat
membangun budaya menabung untuk pelajar sekolah dan meningkatkan literasi
keuangan di kalangan Tingkat Pendidikan. Anak yang memahami nilai uang
cenderung lebih menghargai hasil kerja keras orang tua dan belajar untuk
mandiri secara finansial. Ini penting untuk membangun generasi yang bertanggung
jawab terhadap keuangan pribadi dan keluarga. (rey/foto:fh)
