Samarinda (Humas) --- Kepala Seksi Bimas Islam H. Ikhwan Saputera, S.Kom, M.Sos., menghadiri kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 yang digelar di Hotel Five Premiere Samarinda, Kamis, (07/03). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Samarinda.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Samarinda Dr. H. Rusmadi, Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah Se-Kota Samarinda.
Dalam sambutan Wawali Samarinda H. Rusmadi mengungkapkan pentingnya permasalahan Stunting, maka saat ini Pemerintah Kota Samarinda, terus melakukan berbagai upaya dalam rangka percepatan, pencegahan dan penanggulangan Stunting di Daerah ini.
“Diantaranya, dengan melakukan peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, maka dari itu butuh kerja sama seluruh Dinas khususnya lintas Sektoral”.
Sebagai informasi, stunting merupakan masalah gizi kronis dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh balita sejak awal masa emas kehidupan pertama, dimulai dari dalam kandungan (9 bulan 10 hari) sampai dengan usia dua tahun. Stunting akan terlihat pada anak saat menginjak usia dua tahun, yang mana tinggi rata-rata anak kurang dari anak seusianya.
Di akhir acara, sebagai bentuk Komitmen bersama dalam mendukung Pecepatan Penurunan Stunting Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda diwakili Kasi Bimas Islam H. Ikhwan Saputera Komitmen Bersama lintas sektor dalam Percepatan Penurunan Stunting Kota Samarinda bersama para Pejabat lainnya, berharap akan dapat meningkatkan komitmen, kerja sama dan sinergitas antara Pemerintah Kota Samarinda, Forkopimda bersama seluruh OPD, Camat dan Lurah se Kota Samarinda, dalam rangka mengatasi masalah pencegahan dan penanggulangan stunting di Kota Samarinda. (Han)
