Samarinda (Humas) - Upaya memperkuat tata kelola data
sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran terus dilakukan Kementerian Agama
(Kemenag) Kota Samarinda di lingkungan madrasah. Salah satunya melalui
pendampingan pendataan EMIS-GTK, monitoring MAGIS, serta validasi perangkat
ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs dan MA Darussalam Boarding School
Samarinda, Jum’at (21/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pengawas Madrasah Kemenag Kota Samarinda, Imran, M.Pd., dengan melibatkan unsur pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan MTs dan MA Darussalam Boarding School Samarinda. Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan yang diarahkan untuk memastikan pengelolaan data dan perangkat pembelajaran madrasah berjalan secara optimal.
Dalam pendampingan EMIS-GTK, Imran memberikan penguatan
kepada satuan pendidikan terkait pentingnya ketepatan dan validitas data yang
menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan madrasah.
Data yang akurat tidak hanya diperlukan untuk kebutuhan administrasi dan
pelaporan, tetapi juga menjadi dasar dalam perencanaan serta pengambilan
kebijakan yang berkaitan dengan guru dan tenaga kependidikan.
“Data yang akurat menjadi salah satu fondasi penting dalam
mewujudkan madrasah yang hebat. Karena itu, pendataan EMIS-GTK perlu dilakukan
secara cermat, valid, dan diperbarui sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujar
Imran dalam kegiatan pendampingan.
Selain pendataan EMIS-GTK, kegiatan juga dirangkaikan dengan Monitoring
MAGIS sebagai bagian dari upaya Kemenag dalam memastikan pelaksanaan program
dan tata kelola madrasah berjalan sesuai dengan ketentuan serta kebutuhan
satuan pendidikan.
Pada aspek pembelajaran, pendampingan turut diarahkan pada validasi
perangkat ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Langkah ini dilakukan untuk
memastikan kesiapan perangkat pembelajaran sekaligus mendorong guru
mengintegrasikan nilai-nilai cinta, kepedulian, penghargaan, dan pembentukan
karakter dalam proses pembelajaran di madrasah.
Kepala MTs Darussalam Boarding School Samarinda, Suharmoko,
M.Pd., dan Kepala MA Darussalam Boarding School Samarinda, Ayu Wanti Wanti,
M.Pd., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan madrasah menjadi
bagian penting dalam mendukung proses pendampingan dan memastikan hasil
evaluasi dapat ditindaklanjuti di masing-masing satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Samarinda berharap
madrasah semakin mampu menghadirkan tata kelola pendidikan yang tertib,
berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Penguatan EMIS-GTK
diharapkan menghasilkan data dan laporan yang berkualitas, sementara validasi
perangkat ajar KBC menjadi langkah untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak
hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter
peserta didik.
Pendampingan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Kemenag Kota Samarinda dalam mendukung terwujudnya GTK yang profesional, tata kelola madrasah yang semakin baik, serta madrasah yang maju dan berkualitas. (dna/foto:pp)
