Samarinda (Humas) - Penguatan kolaborasi antarmadrasah terus
menjadi perhatian Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda. Melalui forum
Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), para kepala MI se-Kota
Samarinda bersama Pengawas Madrasah melakukan koordinasi terkait berbagai
program pendidikan, pengelolaan data, serta persiapan kegiatan madrasah.
Kegiatan KKMI Kota Samarinda yang mengusung tema “Meningkatkan Sinergi dan Profesionalisme Pendidikan Madrasah” tersebut berlangsung di MI At Taqwa, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI)
se-Kota Samarinda dan dipimpin oleh Ketua KKMI Kota Samarinda, Tajudin,
S.Pd.I., M.Pd. Kegiatan juga mendapat pendampingan dari Pengawas MI Kemenag
Kota Samarinda, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd. dan Drs. H. Muhammad Masrukin,
M.Pd.I.
Mengawali kegiatan, Kepala MI At Taqwa selaku madrasah tuan
rumah, H. Fakhruddin, S.Pd.I., menyampaikan sambutan sekaligus menyambut baik
pelaksanaan forum KKMI sebagai wadah koordinasi, berbagi informasi, dan
memperkuat kerja sama antarmadrasah.
Sejumlah agenda penting menjadi pembahasan dalam forum
tersebut, di antaranya informasi mengenai program Olimpiade Madrasah Indonesia
(OMI) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Untuk OMI, pembahasan mencakup
pelaksanaan mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Sementara itu, para kepala madrasah juga diarahkan untuk melakukan validasi
data peserta TKA kelas VI guna memastikan kesiapan dan ketepatan data peserta.
Selain program akademik, forum KKMI turut membahas persiapan Perkemahan
Persaudaraan Pramuka Madrasah Ibtidaiyah (P3MI) Kota Samarinda Tahun 2026.
Ketua KKMI Kota Samarinda, Tajudin, menyampaikan pemantapan lokasi perkemahan
serta kesiapan panitia sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan.
Kemenag Kota Samarinda melalui Pengawas Madrasah juga menyampaikan dukungan
penuh terhadap rencana P3MI sebagai kegiatan yang dapat memperkuat karakter,
kemandirian, persaudaraan, dan kebersamaan siswa madrasah.
Dalam arahannya, Pengawas MI H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd. menekankan
pentingnya penyelesaian administrasi dan pendataan madrasah. Seluruh madrasah
diingatkan untuk menuntaskan EMIS GTK, MAGIS, SKMT, dan SKBK hingga akhir
Agustus 2026.
“Penyelesaian data dan administrasi harus menjadi perhatian
bersama agar tata kelola madrasah semakin tertib, akurat, dan mendukung
pelaksanaan berbagai program pendidikan,” ujar H. Syafrudin.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengumuman peserta
terbaik lomba menyanyi lagu nasional dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan
Republik Indonesia yang diikuti siswa MI se-Kota Samarinda dalam bentuk video.
Hasil penilaian menetapkan MI Ar Rahmah sebagai peraih predikat Juara Sangat
Baik, sedangkan MIN 1 Samarinda dan MI Nurul Hidayah meraih predikat Juara Baik
Sekali. Adapun penghargaan like terbanyak diraih oleh siswa MI Ma’arif NU 003
Samarinda.
Melalui forum KKMI, Kemenag Kota Samarinda berharap
koordinasi dan sinergi antarkepala madrasah semakin kuat. Kolaborasi tersebut
diharapkan mampu mendukung tertibnya tata kelola madrasah, kesiapan pelaksanaan
berbagai program pendidikan, serta peningkatan mutu layanan pendidikan bagi
peserta didik di Kota Samarinda. (dna/foto:pp)
