Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

<589 Jamaah Calon Haji Kota Samarinda Ikuti Bimbingan Manasik Haji dan Pelepasan

Samarinda (Humas) - Dalam rangka mempersiapkan dan meningkatkan pemahaman kepada 589 calon jamaah haji, Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda menggelar Manasik Haji Se-Kota Samarinda Sekaligus Pelepasan di Masjid Sofiatul Amin Komplek Gor Segiri, Sabtu (20/05) siang.

Tujuan dari manasik haji ini adalah untuk bisa berkonsolidasi dan menjalin rasa kekeluargaan di sebuah regu atau kloter, sehingga bisa saling tolong-menolong.

"Allhamdulilah, tahun ini calon jamaah haji di Kota Samarinda mengalami kenaikan secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Samarinda tergolong mampu untuk melaksanakan ibadah Haji," kata Wali Kota.

H. Andi Harun ini juga mengatakan bahwa dalam surah Ali Imran ayat 97 menjelaskan hukum Ibadah Haji adalah wajib bagi yang mampu. "Pada kesempatan hari ini saya juga mendapatkan laporan bahwa cuaca disana akan sangat panas. Oleh sebab itu saya bepesan untuk selalu menjaga kesehatan. Jangan lupa membawa vitamin. Selain itu kita juga harus ikhlas. Karena dengan ikhlas dapat memperlancar ibadah haji kita dari segi kesehatan, dan lain-lain. Jadi jangan sekali-kali untuk mengubah niat ibadah kita serta, selalu jaga keikhlasan,".

Selain itu Ia juga berpesan kepada calon jamaah haji agar bisa berkonsultasi dengan dokter tentang penyakit apa saja yang kadang timbul di cuaca panas. "Bawa pakaian secukupnya jangan membawa barang yang bisa merepotkan kita seperti membawa indomie, pakaian yang berlebihan dan lain-lain, Disana itu Bapak Ibu, kita hanya beribadah. Insya Allah makanan disana banyak, kada kelaparan. Pakaian juga, bawa pakaian yang hanya dipakai untuk ibadah,".

Pada kesempatan yang sama Kepala Kemenag Kota Samarinda Dr. H. Baequni, M.Pd., mengungkapkan bahwa akan berusaha semaksimal mungkin dalam mempersiapkan Jemaah haji. Tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, sejak dari tanah air sampai ke Makkah Al-Mukarramah dapat memadai. Sehingga pada saat pelaksanaan ibadah haji, tidak terkendala karena kurangnya persiapan. "Jadi yang paling utama bapak/ibu kita bangun kekeluargaan dulu didalam sebuah regu. Jadi apabila yang berangkatnya 151 orang ya pulangnya harus 151 orang," Pungkas Baiquni.

Jamaah lansia memang memiliki kekhususan tersendiri dalam melaksanakan ibadah, diantaranya faktor usia karena keadaannya darurat. "Salatnya jemaah yang lansia nanti akan diatur sehingga mereka juga dapat beribadah dengan khusuk," paparnya.

Terhitung usia jemaah lansia di Kota Tepian berkisar dari usia 65 tahun hingga 94 tahun. "Tetapi untuk prioritas lansia kami ada 32 orang dari usia 80 tahun sampai 94 tahun”.

Sesuai dengan tema ibadah haji secara nasional yang diusung Pemerintah, Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia. "Kami harus melayani sebaik-baiknya lansia ini, kami juga sudah data mereka yang memerlukan kursi roda berapa serta kebutuhan lainnya telah kita siapkan, hingga saat berangkat ke tanah suci Mekkah. (Han)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30