<30 Guru MI, MTs, MA di Kota Samarinda, Mengikuti Pelatihan Karya Tulis Ilmiah
Samarinda (Humas) Kepala Kantor Kementerian
Agama Kota Samarinda, DR. H. Baequni, M.Pd., menjadi narasumber sekaligus
membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di Wilayah
Kerja Kankemenag Kota Samarinda di Aula Kantor Kemenag Kota Samarinda, Senin,
(27/02).
Hadir juga dalam
pembukaan, Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Dra. Hj. Rahmi Raihana, M.Pd.I, Kasi
Pendidikan Madrasah Junaidi Noor, SH dan Widyaiswara Anang Nazaruddin, S.Pd.I., M.M. Dan M. Yudil Khairi, S.Sos., M.A.P., mewakili Kepala BDK Banjarmasin. Kegiatan yang
diselenggarakan BDK Banjarmasin tersebut diikuti oleh 30 guru MI, MTs, MA di
Kota Samarinda. Sesuai jadwal, kegiatan akan dilaksanakan Senin s.d Sabtu, 27 Februari
s.d 04 Maret 2023.
Dalam sambutannya, DR.
H. Baequni, M.Pd., mengatakan bahwa tujuan penyelenggaran Pelatihan Karya Tulis
Ilmiah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dalam
proses pembelajaran dan sikap mental guru untuk dapat melaksanakan tugas dan
fungsinya sesuai dengan standar kompetensi sebagai seorang guru yang
profesional.
“Semua yang ada di
ruangan ini adalah guru, maka dari itu mari kita belajar bersama, saling
berbagi informasi untuk peningkatan kompetensi kita sebagai guru profesional,”
jelas H. Baequni, M.Pd
Adapun sasaran PDWK
ini terwujudnya 30 peserta Pelatihan Karya Tulis Ilmiah di Wilayah Kerja Kantor
Kementerian Agama Kota Samarinda, yang memiliki kompetensi serta mampu
melaksanakan tugas bimbingan di tempat tugas masing-masing dan dapat memacu
prestasi dan produktifitas kinerja di sesuai tugas pokok dan fungsinya.
Hadir Kepala Kantor
Kementerian Agama sebagai narasumber di hari pertama pelatihan. Beliau
menyampaikan materi tentang Pembangunan Bidang Agama yang mencakup visi misi
Kemenag, 8 aspek pembagunan bidang agama, kerukunan umat beragama, moderasi
beragama, dan modernisasi agama. “Secara garis besar, pembangunan bidang
agama ditujukan untuk menciptakan suasana kehidupan beragama yang penuh
keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mewujudkan kerukunan umat
beragama yang dinamis baik intern maupun antar umat beragama, serta turut
memajukan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui bidang agama,”
jelasnya.
Selama sepekan,
peserta pelatihan akan mendapatkan mata pelatihan pembangunan bidang agama,
building learning commitment, karya tulis sebagai pengembangan profesi,
sistematika karya tulis ilmiah, teknis analisis data, penyusunan karya tulis
ilmiah, media publikasi, dan sistem pelatihan, pengembangan SDM Kementerian
Agama, nilai-nilai dasar Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama. (Han)
